Advertisements
Connect with us

Vonvon Indonesia

Sejarah Bahasa dan Bangsa Indonesia

Sejarah

Sejarah Bahasa dan Bangsa Indonesia

Biarpun terdapat banyak perbedaan di antara suku-suku di Indonesia, tetapi negara kita merupakan negara yang satu.  Semuanya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki bahasa nasional atau bahasa persatuan yang sama yaitu bahasa Indonesia. Untuk lebih memahami tentang Indonesia dengan berbagai keanekaragamannya, berikut disajikan sejarah bahasa dan bangsa Indonesia.

Sejarah Bahasa dan Bangsa Indonesia – Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas terbentang dari Sabang hingga Merauke. Di Indonesia banyak terdapat suku beserta adat istiadat dengan beragam bahasa yang unik di setiap daerah. Dari bahasa-bahasa tersebut tentunya masih dibagi dalam dialek-dialek yang berbeda.

Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia
Loading...
Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia

Sejarah Indonesia

Terdapat lima era dalam sejarah Indonesia. Pertama adalah era prakolonial yaitu munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Budha dan Islam di wilayah Jawa dan Sumatera. Kedua adalah era kolonial yaitu saat masuknya Belanda yang menginginkan rempah-rempah dari Indonesia hingga menjajah bumi pertiwi selama 3.5 abad. Ketiga yaitu era kemerdekaan awal adalah pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945 hingga jatuhnya Soekarno tahun 1966. Keempat adalah era Orde Baru yaitu 32 masa pemerintahan Soeharto pada tahun 1966-1998. Terakhir, kelima adalah era Orde Reformasi yang berlangsung hingga sekarang.

Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia
Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia

Pada era prakolonial yaitu munculnya kerajaan Hindu-Budha seperti Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur serta Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat. Kemudian juga masuk kerajaan Islam seperti Kerajaan Samudera Pasai, Kesultanan Banten, Kerajaan Mataram, Kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore.

Era kolonial dimulai sejak Alfonso de Albuquerque mengenalkan Nusantara kepada bangsa Eropa seperti Portugis, Belanda dan Inggris sebagai penghasil rempah-rempah.  Barulah pada tahun 1605 Belanda berhasil mengusir Portugis dari Maluku. Pertahanan Belanda di Maluku semakin kuat di Maluku saat didirikannya VOC pada tahun 1602. Akhirnya perdagangan rempah-rempah di Maluku pun dimonopoli Belanda di bawah kekuasaan VOC selama 350 tahun. Pada tahun 1942 Indonesia dijajah Jepang selama 3.5 tahun.

Awal era kemerdekaan sejarah Indonesia yaitu dibacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pada 18 Agustus 1945 Soekarno dilantik sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Pada tahun 1959 hingga 1965, Presiden Soekarno berkuasa dalam Demokrasi Terpimpin. Beliau juga menolak aliansi resmi dari Blok Barat maupun Blok Timur.

Era Orde Baru dimulai saat Soeharto menjadi Presiden selama 32 tahun. Dalam pemerintahannya ini terjadi pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran. Akibatnya pertumbuhan ekonomi menjadi besar tetapi tidak merata ke seluruh Indonesia.

Era reformasi sejarah Indonesia dimulai setelah lengsernya Soeharto digantikan oleh Habibie. Kemudian digantikan Abdurrahman Wahid, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono hingga sekarang Jokowi.

Sejarah Bahasa Indonesia

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Pada zaman kerajaan Sriwijaya, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa penghubung antar suku di pelosok Nusantara. Selain itu bahasa Melayu juga digunakan sebagai bahasa kebudayaan yaitu bahasa pelajaran agama Budha. Tak hanya itu saja, bahasa Melayu pun digunakan sebagai bahasa perdagangan dalam Nusantara maupun luar Nusantara.

Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia
Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia

Penyebaran bahasa Melayu bersamaan dengan penyebaran agama Islam. Hal ini diperjelas dengan peninggalan kerajaan Islam berupa batu tulis seperti tulisan pada nisan Minye Tujoh di Aceh.  Terdapat juga hasil kesusastraan pada abad ke-16 dan ke-17 dari Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-raja Pasai dan Sejarah Melayu.

Pada abad ke-7 bahasa Melayu dipakai dalam kawasan Asia Tenggara. Buktinya adalah ditemukannya prasasti Kedudukan Bukit tahun 683 M dan prasasti Talang Tuwo tahun 684 M di Palembang. Selain itu ditemukan prasasti Kota Kapur tahun 686 M di Bangka Barat serta Karang Brahi tahun 688 M di Jambi. Semua prasati tersebut berbahasa Melayu Kuno.

Bahasa Melayu yang mendorong tumbuhnya persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia akhirnya dijadikan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia pada Sumpah Pemuda.  Pengakuan resmi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tertuang dalam butir ketiga Sumpah Pemuda. Bunyinya, “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”. Tetapi secara yuridis, Bahasa Indonesia diakui setelah Kemerdekaan Indonesia pada 18 Agustus 1945.

Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia
Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia

Bahasa Melayu dapat diangkat menjadi bahasa Indonesia karena sudah merupakan bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan. Selain itu dalam Bahasa Melayu tidak adanya tingkatan bahasa seperti bahasa kasar dan bahasa halus sehingga mudah dipelajari. Bahasa Melayu ini menyerap kosakata dari berbagai bahasa seperti bahasa Persia, bahasa Arab, bahasa Sansekerta dan bahasa-bahasa Eropa. Dalam perkembangannya, bahasa Melayu muncul dalam berbagai variasi dan dialek.

Asal Usul Bahasa Indonesia

Bahasa Melayu merupakan asal dari bahasa Indonesia. Bahasa Melayu ini memiliki kekuatan untuk merangkul kepentingan bersama sehingga dapat digunakan di seluruh Nusantara. Hal ini sesuai dalam buku Sutan Takdir Alisjahbana yang berjudul Sedjarah Bahasa Indonesia.

Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia
Sejarah Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia

Menurut Sutan Takdir,  bahasa Melayu  sudah tumbuh menjadi bahasa  perdagangan di kalangan penduduk Asia Selatan. Selain itu juga bahasa Melayu ini bahasa yang mudah untuk dipelajari. Bahkan pada era pemerintahan Belanda, bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi kedua untuk berkorespondensi dengan warga lokal. Biarpun persaingan bahasa Melayu dengan bahasa Belanda sangat ketat, akhirnya bahasa Melayu-lah yang berhasil menang. Di Kongres Pemuda I tahun 1926 bahasa Melayu sudah dikembangkan dalam bahasa dan sastra Indonesia.  Barulah di Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 diikrarkan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

Komisi Bahasa Indonesia yang bertugas menyusun tata bahasa normatif pun akhirnya didirikan pada 20 Oktober 1942. Selain itu Komisi Bahasa Indonesia ini juga bertugas untuk menentukan kata-kata umum dan istilah-istilah modern.  Pada tahun 1966 dibentuk Lembaga Bahasa dan Budaya di bawah bimbingan Departemen Pendidikan Kebudayaan.  Kemudian tahun 1969 lembaga ini berganti nama menjadi Lembaga Bahasa Nasional. Kini dikenal dengan nama Pusat Bahasa yang bertanggung jawab dalam meningkatkan mutu bahasa, sarana serta kepedulian masyarakat terhadap bahasa.

Dengan mengetahui sejarah bahasa dan bangsa Indonesia, tentunya dapat menambah wawasan baru. Sejarah bahasa dan bangsa Indonesia ini merupakan warisan dari nenek moyang leluhur kita yang wajib dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Selain itu perlu juga diapresiasi keberadaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sebaiknya gunakan bahasa  Indonesia yang baik dan benar agar leluhur kita yang bersusah payah menetapkan bahasa Indonesia tidak sia-sia.

Loading...
Advertisements

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sejarah

Popular Post

Terbaru

To Top